Monumen Pers Nasional : Museum dengan Perpustakaan di Tengah Kota Solo

September 24, 2026




Mangkunegaran mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Banyak event diselenggarakan disana, mulai dari budaya, musik, hingga olahraga. Nah, apakah kalian tahu, ada museum dengan perpustakaan nyaman yang berlokasi hanya 1 menit dari Mangkunegaran?

Monumen Pers Nasional. Di sebelah barat Mangkunegaran, bangunan yang sudah mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali didirikan, berada di daerah Timuran, Banjarsari.

Parkir motornya lumayan luas dan gratis. Berada di sebelah kiri bangunan ya, teman-teman.

Ketika kita tepat berdiri di depan bangunan, kita akan disambut oleh 4 naga yang kalau dipikir-pikir, "kenapa sih, pers kok patung di depan bangunananya malah kepala naga?"




Mari kita cari tahu.

Selamat datang di Monumen Pers Nasional. Setelah masuk ke dalam, akan ada beberapa kakak yang akan menyambut pengunjung dan memandu pengisian buku tamu secara digital. Setelah itu, kita akan diberikan kertas kecil sebagai akses wifi. Kakaknya juga akan menjelaskan kepada kita mengenai museum ini.

Oke, let's go!

Penjelajahan museum dimulai dari sebelah kanan, awal mula bagaimana bangunan yang kita injakkan kaki disini mulai dicetuskan dan dibangun, hingga revitalisasinya. Kemudian lanjut ke Ruang Mangkunegaran, Perpustakaan Anak dan Perpustakaan Umum, serta jangan lupa ke Ruang Pamer. Sepertinya tiga jam belum cukup untuk menjelajah disini.





Monumen Pers Nasional dulunya terbentuk karena adanya "klub sosial" pada saat masa Belanda. Dibangun pada masa KGPAA Mangkunegara VII yang gedungnya dirancang oleh Aboekasan Atmodirono. Tempat ini disebut sebagai societeit, tempat bertemunya para elit untuk menyelenggarakan beragam acara dan hiburan. Kemudian menjadi tempat yang bersejarah juga bagi RRI dan PWI di kemudian. 

Di pojok kanan ini lah, diceritakan pula mengapa tampilan depan gedung menjadi ada 4 kepala naga.

Penjelasan penambahan kepala naga di depan bangunan.








Dari sini, aku menjadi lebih tahu dan lebih jelas mengenai awal mula Mangkunegaran dan Monumen Pers Nasional. Betapa bahasa dan ejaan jaman dahulu bergema, bagaimana surat-surat kabar tersebar ke segara tempat, rasanya seperti diajak ke masa lalu.

Di ruang Mangkunegaran, dijelaskan awal mula terbentuknya Mangkunegaran hingga sekarang, beserta berita-berita dan peninggalan yang berkaitan pada masa itu. Kita bisa melanjutkan perjalanan melalui pintu belakang, atau kembali ke depan dan menyeberang gedung langsung ke Ruang Pamer.

Di belakang ruangan ini, terdapat Ruang Arsip, mushola, toilet, dan tangga menuju lantai dua. Ada apa di lantai dua? Ada Ruang Digitalisasi, Perpustakaan Anak, dan Perpustakaan Umum.




Perpustakaan Umum


Loker


Perpustakaan Anak memiliki peraturan khusus ya ; hanya 1 anak dan 1 pendamping yang bisa masuk. Sedangkan Perpustakaan Umum ; silakan bawa laptop atau tugasmu dari luar, kalian bebas membaca, mengerjakan tugas, duduk dan melihat tumpukan buku di perpustakaan yang nyaman, banyak meja kursi yang sebagian menghadap jendela, dan sejuk cenderung dingin.

Kita bisa menikmati seluruh tempat dan fasilitas di Monumen Pers Nasional mulai pukul 09.00 - 15.00 WIB. Aku sempat membaca buku novel Gadis Kretek beberapa lembar di bangku panjang bersama suamiku, sebelum akhirnya mendengar pemberitahuan bahwa beberapa menit lagi Monumen Pers Nasional akan segera ditutup.



Menghabiskan sisa waktu yang ada ; aku singgah sebentar ke Ruang Pamer yang memang lumayan banyak benda yang dipamerkan ; ada alat komunikasi kuno, banyak sekali mesin ketik bersejarah, tas, hingga kamera yang dahulu turut menjadi bab berlangsungnya liputan para jurnalis.







Better, sebelum akhirnya membaca di perpustakaan, mending keliling terlebih dahulu ke semua ruangan yang tersedia, supaya tidak terburu-buru.

Jika ada waktu lagi, aku pasti ingin kembali ke perpustakaannya. Oh iya, hanya satu yang kurang ; tidak ada merchandise disini untuk oleh-oleh pualng, teman-teman hehe. Tapi gimana, tertarik untuk berkunjung kemari? 

Jangan lewatin ya kalau ke Solo, museum ini ada di tengah kota, mudah diakses, dan gratis.

Sampai jumpa lagi!









You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Blog Archive