Jalur ke Pantai Watu Bolong, Gunung Kidul

Mei 12, 2023


// Sebuah panduan menuju pantai Watu Bolong //

Jadi, urutan pantai dari sebelah barat ke timur, alias dari Pantai Kukup ke Pantai Watu Bolong adalah sebagai berikut : Kukup, Sepanjang, Sanglen, Watu Kodok, Drini, Watu Bolong, Ngrumput (dari jalan pantai kukup itu, ambil kiri).

Ini aku umpamakan kalian sudah tahu jalur menuju Pantai Kukup Gunung Kidul (mainstreamnya pantai selatan, yang dari jalur utama pasti mentoknya di gapura masuk Pantai Kukup).

 

Dekat dengan Pantai Drini, Satu Jalur dengan Pantai Drini dan Pantai Ngrumput.

Setelah berbelok ke arah Pantai Drini, ikuti jalan terus ke arah timur (sesuai jalan itu). Nanti, akan ketemu plakat bertuliskan "Pantai Watu Bolong" di kanan jalan. Tapi, saranku adalah :

Mending maju lurus sedikit dan parkir di parkiran Pantai Ngrumput. Kenapa?

  • Tempat parkir Pantai Watu Bolong kecil, dan kadang tidak dijaga, hanya di pinggir jalan langsung. Sedangkan di Pantai Ngrumput parkirannya sangat luas, ada beberapa warung tapi ada satu warung yang selalu buka.
  • Ada tukang parkirnya yang terus berjaga. Kalau pun lagi pergi, bakal tetap ada ibuk pemilik warung itu.
  • Kita memang harus menitipkan motor di parkiran, karena jalur ke pantai hanya kecil, setapak, dan belum bisa diakses motor. Kadang pedagang sana ada yang pakai motor, tapi di dekat pantainya tidak ada parkiran. Memang dari awal sudah ada larangan membawa motor masuk ke dalam.
Lewat jalurnya : silakan lewat jalan setapaknya Pantai Ngrumput saja. Nanti di tengah jalan setapak itu sudah ada plakat ke arah Pantai Watu Bolong (ke kanan). Jalannya masih pematang sawah. Tinggal diikuti saja, memang sih, jalannya menurun dan nanti pulangnya bakal nanjak. Tapi worth it!


pematang sawah yang memisahkan (atau menyambungkan ya?) pantai ngrumput dan pantai watu bolong

jarak dari persimpangan ke pantai ngrumput dan watu bolong : lahan penduduk

pos penjaga : pemandangan pertama yang bakal ditemui setelah melintasi pematang sawah yang naik turun, jarang dijaga

maju dikit dari pos penjagaan, sudah mulai kelihatan pantainya

Seperti yang terlihat, area lahan hijaunya cukup luas. Sangat cukup untuk dipakai acara outbound kelompok yang ada gamesnya gitu. Dan jaraknya masih agak jauh dari bibir pantai, dipisahkan oleh area pasir putih dan batu karang.

Ada beberapa warung yang berjajar disana. Tapi kalau datangnya masih pagi, sekitar jam 8 atau 9, warungnya belum buka. Bukanya sekitar jam 10 menuju jam 11.

Kemarin hari Rabu waktu kesana, pantainya sepi sekali. Hanya ada satu tenda yang berdiri di pinggir area pasir putih. Sekelompok laki-laki yang sepertinya habis ngecamp disana (aku baru tahu kalau pantai ini juga boleh untuk ngecamp, karena biasanya pantaj yang untuk ngecamp ada di sebelah). Berjarak beberapa waktu kemudian, baru ada lagi 4 orang perempuan yang datang dan juga ada sepasang laki-laki dan perempuan yang datang. Tapi dua rombongan kecil ini langsung pergi tak lama setelah mereka mengambil foto disana.

Aku stay dari awal jam 8 sampai jam 11 hampir jam 12 siang. Ada 2-3 bapak pemancing ikan yang silih berganti. Dan aku berfikir, ini beneran.. pantai seindah ini jarang ada yang datang? Atau memang sepi karena bukan musim liburan?

turun.. turun.. intip pantainya

dari halaman ini, kita bisa melihat pantai drini di sebelah barat, pulau drininya juga kelihatan jelas 

Sekarang, ini dia foto-foto pantainya. 
Sedangkan foto ombak cantiknya sudah aku post kemarin : disini.














 
Sepi, ombaknya cantik banget, tapi masih ada banyak sampah yang dibuang sembarangan di sepanjang jalan setapak pematang sawah). Sedih banget setiap ada tempat bagus, alam yang indah, pasti ada saja orang yang nggak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan. Kayak enteng banget...
 
Entah emang lagi besar ombaknya atau gimana, tapi sampai jam 10 lebih ombaknya masih besar dan belum surut-surut kayak di Pantai Ngrumput kemarin.
 
Dari pantai ini, kita bisa melihat Pantai Drini, Pantai Ngrumput, dan Bukit Kosakora (sebelah timur Ngrumput). 
 
Kemarin hoki bisa lihat beberapa perahu nelayan berangkat berlayar. Sama pesawat yang muter-muter di langit sana.




 

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Blog Archive