Dari Lembar Biasa, Jadi Sesuatu yang Punya Cerita : Ikut Workshop Shrink Paper (Meracik Kupu-Kupu)

April 28, 2026


Yang sedang ramai beberapa waktu terakhir dan aku pun sudah lama ingin mencoba, dan kebetulan kali ini iklannya lewat di berandaku, akhirnya gas..

Semenjak seliweran di fyp, aku penasaran dengan crafting yang satu ini, ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, tapi alat dan bahannya aku belum punya. Namun, beberapa waktu kemudian, justru aku mencoba membuat parsel hot gun terlebih dahulu dan menyisihkan kerajinan shrink paper itu dari laci pikiranku. Tapi, waktu mempertemukan kita kembali, melalui beranda, iklan open pendaftaran workshop shrink paper menarik perhatianku seolah mengatakan "silakan, ini waktunya!"

Di sela malam yang mulai tenang setelah seharian berkegiatan, aku akan menceritakan pengalaman workshop-ku (yang benar-benar workshop) hari ini.

 


Yaitu Andbeyone, yang menjadi wadah kita berkarya hari ini, berkolaborasi dengan Bibble Bake Cafe yang berada di daerah Sumber, Solo, aku memilih paket sajian strawberry donut - berry bliss dan lchyee tea untuk menemani pelatihanku.

Acaranya dimulai pukul 13.00 WIB, meskipun agak terlambat karena pertama kali baru memasuki wilayah ini, aku belum ketinggalan acaranya.

Begitu masuk, aku disapa oleh kakak-kakak yang ramah, ruangan yang cukup longgar untuk kurang lebih 15 peserta workshop, kemudian aku dipersilakan duduk di bangku yang sudah tersusun rapih. Ada sertifikat atas namaku disana, dua kertas ukuran yang sama sebagai alas, masing-masing selembar shrink paper besar dan kecil, pengait keychain dan rantainya, ucapan selamat datang, sebuah kertas penjelasan how to make something from shrink paper, serta contoh beberapa gambar, juga spidol akrilik yang bisa digunakan bersamaan.

Pertama-tama, setelah perkenalan para kakak-kakak, kita diminta untuk trial di shrink paper kecil. Jujur, aku belum kepikiran mau membuat konsep apa, gambar apa, dan bingung mau bikin apa?

Mari kita mulai

Beberapa teman di deretan bangkuku sudah mulai membuka handphone dan memilih gambar/mencari inspirasi. Mungkin aku akan menggambar kupu-kupu, elemen andalan dan kebetulan muncul paling awal di pikiranku.

Aku membuat beberapa elemen dalam satu konsep yang sama, karena aku ingin menjadikan satu lembar shrink paper menjadi beberapa gambar yang nantinya ketika sudah jadi, akan aku gabungkan menjadi satu di pengait dan rantai yang disediakan.

Menjiplak dan mewarnai

Setelah mencari inspirasi desain, aku menjiplak desain dari handphone dengan cahaya layar yang dinaikkan supaya terang, layar tidak ditekan/disentuh supaya gambar tetap stay, dan meletakkan shrink paper (menggambar di bagian kasar) di atas layar, pelan-pelan menggoreskan spidolnya, dan warnai.

Ini dia beberapa tips untuk langkah awal menggambar di shrink paper :
  • Lakukan trial and error di shrink paper kecil terlebih dahulu. Ya, kalau kamu belum yakin akan desainnya atau ingin mencoba memastikan ukuran saat digambar dan setelah dihot gun, silakan dicoba di shrink paper kecil terlebih dahulu.
  • Gambarlah desain di bagian shrink paper yang kasar, buatlah desain yang tidak terlalu rumit tepiannya, atau jika memang rumit, pastikan menggambar tidak terlalu mepet, karena setiap desain akan digunting dengan menyisakan outline supaya shrink paper tidak patah/rusak sampai ke desain yang kita gambar. Fyi, shrink paper mudah patah/retaksaat digunting.
  • Setiap desain yang akan digantung di keychain atau gelang/necklace, harus diberi lubang pada salah satu sisinya sebagai tempat pengait. Tetap berikan outline saat menggunting yaa!
  • Rapikan pinggiran shrink paper agar hasil akhirnya juga rapih.
Aku sudah menggambar beberapa elemen, yaitu kupu-kupu, sayap kupu-kupu, hati, bulan, pita, dan namaku. Seluruhnya berwarna pink dan hitam. Jika satu konsep begini, rasanya aku tidak perlu pusing akan menggambar apa lagi dan bisa selaras saat digantungkan.

Setelah proses menggambar selesai, aku menuju proses selanjutnya, yaitu hot gun. Di sela-sela workshop yang berjalan lancar dan seru, lychee tea kita datang.

Donutnya harum dan menggoda sekali

Ini bukan pertama kalinya aku memegang hot gun, tapi juga baru beberapa kali dan belum begitu menguasai. Awalnya, saat mulai dihot gun, shrink paper akan meliuk-liuk menjadi kecil, dan kita hanya perlu tetap tenang, tetap menembakkan hot gun pada shrink paper yang sudah kita tekan di bagian lubangnya supaya dia tidak kabur. Kalau sudah berubah ukuran, saatnya kita press dalam keadaan masih panas supaya hasilnya menjadi rata.

Kakaknya bantuin aku saat nge-hot gun dengan sabar dan informatif, hehe. Kakaknya selalu bantuin di setiap proses, dan kalau misalnya ada yang kita nggak tahu atau kurang paham, atau butuh sesutu, kita hanya tinggal bilang saja, dan kakaknya akan membantu. Thankyou kak.

Cantik sekali. Supaya makin cantik, tambahkan resin di atasnya (bagian yang kasar), lalu keringkan di bawah sinar UV. Sambil menunggu, aku nyemil donut lembut dulu.

Iseng banget nambah bunga matahari

Proses sinar UV sampai kering supaya fingerprint tidak menempel pada resin yang masih basah

Dan tiba saatnya untuk meracik kupu-kupuku. Aku menyesuaikan letak satu sama lain para elemen black-pink-ku, agar enak dipandang. Kalau digaung menjadi satu, suara mereka renyah sekali ketika saling bersenggolan.



Seru dan menyenangkan untuk hari ini. Jangan khawatir untuk memulai hal baru, bila memang ingin mencoba, coba saja lewat berbagai jalan dan tersedia banyak cara pula di luar sana. Kalau ingin berkreasi dan belum punya alat mapun bahan, bisa ikut workshop di luar, bonusnya ada pembimbing, pengalaman baru, suasana baru, teman baru, dan sekaligus jadi waktu untuk fokus dengan diri sendiri.

Tetap fokus dengan tujuan diri sendiri, tetapi juga tidak keberatan berbaur dengan orang sekitar. Begitu rasanya.

Belajar membuat shrink paper mengajarkanku bahwa gantungan kunci yang indah dan lucu itu dibuat dengan sepenuh hati, rangkuman dari banyak ide, kesabaran, ketulusan, proses, dan yakin dengan apa yang sedang dikerjakan.



See you on the next workshop (3




You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Blog Archive