Orang Tulus yang Menderita oleh Kenangannya
Januari 20, 2026dan siapa orang tulus yang tak akan menderita oleh kenangannya.
jauh di dalam pikiran dan hati yang paling sunyi,
ia tak pernah diizinkan muncul ke permukaan.
remuk yang dikubur hidup-hidup itu telah tumbuh,
menjadi rumput dari paksaan,
yang terus disiram
oleh harap terakhir: semoga tetap hidup.
padahal ‘subur’ terasa berlebihan,
dan ‘berbunga’ seperti mustahil adanya.
dinamakan ‘cerita lama’ oleh kebanyakan orang,
namun bagi orang tulus,
hikayat itu adalah tragedi
yang tak ingin ia dengar lagi.
teringat sekelebat,
bahkan muncul di mimpi pun tak sudi.
apa yang membuatnya begitu mengerikan?
bagai sekeranjang bunga tujuh rupa
yang dirawat dari biji hingga mekar,
cantik jelita, disanjung sesaat,
lalu disiram bensin
dan dibakar nyala api yang membara.
sakit, sesak, tercekat.
ia adalah jenis luka
yang tak diharapkan hinggap lagi,
setitik pun,
dalam hidupnya.
maka kesedihan paling menyayat di bumi ini
terus membayang
hingga akhir.
menguburnya mungkin bisa,
namun melenyapkannya sulit.
sebab mereka sama-sama masih di bumi:
luka, dan orang tulus yang menderita oleh kenangannya.
0 comments